Flux Lounge


Buat Ayah, Bonda dan Adik-Adik Di Tanah Suci
March 26, 2008, 2:32 am
Filed under: Life, Photo

Ayah dan bonda tercinta ditemani adik-adik, Ain dan Ika ke tanah suci Mekah dan Madinah menunaikan ibadah umrah. Indahnya bilamana dapat menjenguk makam Rasulullah menjelang Maulidul Rasul. Syukur alhamdulillah. Aku seperti biasa masih tersekat di sini. Di tanah Melayu… Bergelut dan bergelumang sehari-hari mengejar kemewahan dan kekayaan dunia yang belum tentu dapat dimiliki. Anehnya, aku selalu rindu akan tanah suci dan bercita-cita ingin kesana. Tapi… Entah bila. Rindu pada Rasulullah kerap kali membuatkan aku menitiskan air mata bila memikirkan yang diri ini masih terlalu kotor. Terlalu hitam untuk menghadap melutut di depan Baginda. Tapi… Dia penghulu ku dan aku umatnya. Aku sering kali mengaku bahawa aku umatnya yang setia, hamba Allah yang taat… Tapi dia? Kenal kah dia akan aku? Mengakukah dia yang aku sebagai umatnya? Aku serahkan segala-galanya kepada Allah Taala…

Ayah dan Bonda semakin dipapah tua. Aku sedih. Terlalu hiba. Tak dapat aku bayangkan saat-saat yang aku akan kehilangan mereka tak lama lagi. Mungkin esok atau lusa. Mungkin hayat mereka dapat bertahan bertahun-tahun lagi. Wallahualam. Hiba dan sebak dada aku setiap kali aku lihat wajah dan senyuman ayah yang semakin pudar warnanya. Pilu merasai usapan bonda yang semakin luntur kelembutannya. Mereka ditelan zaman. Tak mahu menafikan waktu yang berlalu pergi tanpa mahu menghilangkan saat-saat tua. Mereka redha. Mereka tabah. Tapi aku? Aku sentiasa mengharapkan yang aku baru diinjak 20an. Sentiasa mahukan muda remaja. Aku ralat dengan umurku yang kian memanjat 30. Ahh… Aku terlalu bersifat keduniaan barangkali. Ampunkan aku ayah. Ampunkan aku wahai bonda. Ketahuilah oleh kalian yang aku ingin sentiasa kembali. Mencari sebutir rahmat dan sekuntum keredhaan dari kalian berdua. Umur-umur remaja ku di penuhi dengan keingkaran dan keegoan. Maafkan aku. Tidak pernah sekali pun dalam hidup ku berlalu tanpa memikirkan perihal kalian. Aku selalu rindu. Aku rindu bebelan kalian. Dimarahi kalian. Dan aku rindu kasih sayang kalian. Sampai hujung nyawa aku tak mungkin dapat aku balas akan jasa kalian yang membesar dan mendidik aku dengan sempurna. Hanya Allah yang bisa membalas…

Aku benci KLIA. Kuala Lumpur International Airport. Tempat berlaku perpisahan buat manusia. Tempat semua manusia mengucapkan selamat tinggal. Setiap kali aku menginjakkan kaki kesini, hati dan perasaan sering dihimpit duka. Tapi aku terpaksa menelan segala perasaan kalut dan bodoh demi ayah dan bonda serta adik-adik tercinta. Hari Jumaat, Mac 21 2008, ayah, bonda, Ain dan Ika pergi meninggalkan Malaysia. Aku, Pak Lang, Mak Lang, Azura, Hanif, Anderie dan Hairi menghatar sehingga KLIA. Wan, Pak Andak dan Mak Andak pula sekadar di rumah. Sempat melaungkan kalimah-kalimah azan tanda keberangkatan. Shahril pula di Melaka… Bertugas.

Ya Allah. Engkau peliharakan lah kesihatan dan keselamatan ayah, bonda dan adik-adik selama mereka di tanah suci. Selama mereka dalam ibadah Umrah. Engkau peliharakan lah mereka sebagaimana engkau pelihara para kekasihmu, para syuhada dan ahli-ahli syurga. Ya Allah ya tuhan ku. Kau terima lah ibadat mereka selama mereka di sana dan selama hayat mereka. Berikan mereka kesihatan yang sempurna dan umur yang panjang agar dapat beribadat kepada mu ya Allah. Permudahkan segala urusan mereka baik dunia ini, di alam barzah dan akhirat kelak. Lindungi segala keaiban mereka. Ampunkan dosa-dosa mereka. Dosa-dosa besar dan dosa-dosa kecil. Jauhkan mereka dari sebarang kecelakaan dunia dan akhirat. Tempatkan lah mereka di antara orang-orang yang soleh dan mukmin. Jadikan mereka kekasihmu ya Allah…

Ayah, bonda – Sampaikan salam pada Rasullah. Katakan padanya yang anak mu ini rindu akannya. Katakan padanya yang anak mu ini selalu ingin bertemu dengannya. Doakan anak mu ini depan Kaabah. Semoga anakmu ini memperolehi ketenangan hakiki dan bahagia. Punyai kesihatan dan ekonomi yang kukuh. Inshaallah… Bila sampai waktu nanti…
Ain, Ika – Tolong tengok-tengokkan ayah dan bonda. Mereka dipapah usia. Along risau… Along rindu… Beribadatlah dengan sempurna. Kamu-kamu di tanah mulia… Doa minta petunjuk menjalani kehidupan yang ikhlas dan sempurna…

Aku menanti kepulangan kalian dengan penuh rindu…

Umrah KLIA

Umrah KLIA

Umrah KLIA

Umrah KLIA

Umrah KLIA



Butterfly… A New Beginning
March 22, 2008, 2:13 am
Filed under: Life, Music | Tags: ,

What’s up with the title ‘Butterfly… A New Beginning’? Nothing much I guess. It’s a song title from one of my favourite band from UK called Mansun. But I’m not here to talk about the band, nor the song ‘Butterfly… A New Beginning’. I’m actually don’t have any clue what to write in here today. I’m just being plain happy for the past few day I guess. Or being plain silly and dumb… I don’t know… I just can’t get something out of my head right now, but I’m happy…

Someone who interested to know more of Malaysian ‘national history’ has contacted me recently. People from ‘Persatuan Sejarah Malaysia’ (Malaysian History Association) has also invited me to join them. To be part of the team. To be part of ‘national historian’… I’ll answer their call soon. A few days ago, three UiTM (University of Technology Malaysia) students has also contact me to do some interview session. But this time it was not about history. It is about some advertising job I’ve done for the past 10 years… Ahh… How time flies. How time has really envy me… I’m going 30 this year for God sake and I feel old… How I wish that I’m only 20 now. Sure there’s a lot of things to do… Lots of things to catch up. Lots of people to meet and so on…

I don’t know if this week could be a good new beginning for me… I see many consequences. I see many roads wide open in-front of me for me to achieve more of everything. I see many options as well. Some are good and some are bad. I’m finally get some kind of new idea and energy to develop Logic Media Communications. I’m finally get some serious mood for The Lovecraft and its music plus some other things that I really can’t think of it right now but I’m sure there’s something…

If there’s an angel, I’m sure that I’ve been touch by him… Trust me! I’ve saw something strange within this week. Some kind of strange attraction. Something that beautifully crafted and created. Something that make music in my head and lullabies in my dreams. But it is far for me to touch. To far to reach… I’m 30 now and I’ve never see options before while I was 20. I’m stuck in my reality of life now with not much options left more for me. Forget it… I’ll work it my way. Daily job. Music. Life… Everything I’ll do it my way and hopefully for a new beginning… Soon…

Without I’m noticing those changes in life, suddenly there’s quite a few of old songs keep playing in my heads and my mp3 player. Music from some of my favourite band and artist such as The Mission, The Cure, Depeche Mode, M Nasir and songs such as Hands Across The Ocean, Stay With Me, Wasteland, Tower of Strengh, Open, Strange Attraction, Pictures of You, A Forest, Three Imaginary Boys, Kiss Me Kiss Me Kiss Me, Kepadamu Kekasih, Mustika and many others keep playing again and again and again and again… Non stop and I don’t know when will it stop…

Anyway, before this posting becomes terribly far from it purpose, here’s a lyrics and music from my old days. A song by an Indonesian singer called Dwen and a song entitled Satu Penantian… Enjoy…

Dwen – Satu Penantian

Kau yang ku sayang
Dari dulu, kini dan selama-lamanya
Sebelum kenal dirimu
Sebelum jumpa dirimu
Kau sering datang dalam mimpiku

Kata hatiku
Selalu membisik kau adalah milikku
Biar lama pun kutunggu
Saat kedewasaanmu
Daku tak pernah jemu menantimu

Disaat ku sendiri
Ku bayangkan wajahmu
Terkadang ku berilusi
Tentang dikau dan aku

Ku harapkan semua ini
Esok kan jadi kenyataan
Dan aku berjanji
Kan ku bahagiakan dirimu selamanya

Ku harapkan semua ini
Akan segera terjadi
Dan semoga nanti
Bukan hanya sekadar impian belaka

If there’s anyone out there who interested to get a copy of this song in mp3 format, please leave your e-mail in comments. I’ll e-mail it to you later. Please use the song for your own listening pleasure and not to be reproduce or rewriten without any given permission from the right holder.

Till then… Lets pray for a new beginning!



A Letter From Sumayyah
March 17, 2008, 2:05 pm
Filed under: Life

I’ve just received a message from Arwah Salman’s sister, Sumayyah Nasaruddin regarding an article I’ve wrote on the lost of her brother. May God bless us all.

——————————————————————————————-

Dear writer,

I would like to say thank you for your kind words. I am Sumayyah, Salman’s elder sister and me and my family appreciate your prayers for Salman.

Salman was a very special person, and he has shown such strong character event at a young age. He has fought for what he believed in, even to his last days. He was on the way to the office to continue his works for DSAI and that’s when the accident happened. Despite his young age, and againts all odds that he has been through, he managed to continue to strive to serve the country the best way he knew how. He believed that every little helps, and with that he has shown us so much determination for the freedom of Malaysia.

So let us remember Salman for his strength and as one of the many unsung heroes in Malaysia, who fought for a better country for all of us.

Your’s sincerely,
Sumayyah

——————————————————————————————-

Assalammualaikum Sumayyah Binti Nasaruddin.

Thank you for writing to me. I must say that I deeply know how you feel towards the lost of your brother. Although, I cannot truly feel you and your family pain, I may still share the same deep sadness as yours as I’ve lost some of the people I love so much in my life as well. I’ve lost my elder brother and a few other that I love very much, that I truly believe that their existence can make me a better ‘living’ person.

My condolences goes to you and your family. Please send my regards to them as well. Always remember, no matter how hard we’d love a person – God loved them even more.

Until our time come, keep the faith and may God bless us all. Inshaallah.

Farul Azri
Kuala Lumpur



Makkal Sakthi
March 9, 2008, 5:20 am
Filed under: Malaysian Politics

Alhamdulillah… Today is the day to remember. Today will remain as a ’sweet memory’ in Malaysian political history…

Makkal Sakthi. An Indian word which means ‘People’s Power’ or ‘The Power of People’s Voices’ but I’d like to say it as a people power with some help of God’s will and sign. Now, Barisan Nasional (BN) can really eat shit! The voice of people has been cast and heard on the Malaysia 12th General Election on last night of March 8, 2008… BN 2/3 majority has been denied by the oppositions…

Although the oppositions (BA) didn’t win on the majority of Malaysian Parliament, but we did get 5 states out of 13! Five states that has never happen in Malaysian political history except Kelantan who is happen to be an opposition strongest fortress… This is a big slap on BN face! They were starving to get Kelantan under their feet focusing more on doing campaign on that state, but they lost 5 states instead.

1. Selangor - The most uprising and modern states of Malaysia.
2. Penang - The land of pearl.
3. Kedah - The land of rice.
4. Kelantan - No BN can step in here.
5. Perak - The land of mines
6. Kuala Lumpur (Capital)

Oh, by the way, what do you have in mind now Mr Khairy? :D

Congratulations to all BA – Oppositions that wins! At least, I’m a bit happy now for that our (the citizens) voices can be much more clearly heard in Malaysian Parliament!! And please, use the mandate and trust we’ve put in you. Help us local citizen for a much more greater and better future, if not for us, at least do it for our kids and younger generations. Save them from BN evil goverment. Enough is enough. They has been around for 50 years. It’s time we change towards a better future…

Syukur, Alhamdulillah…

Lawan tetap lawan..!! See you guys again in 2013… :D



Barisan Alternatif Ceramah In Damansara Damai Last Night
March 6, 2008, 9:20 pm
Filed under: Malaysian Politics, Photo

I was there last night (March 5, 2008) supporting the speech held by the Barisan Alternatif with Eli Wong, Irene Fernandez, R Sivarasa and some other dudes from PKR and PAS. I can’t wait for March 8 now…

BA Ceramah In Damansara Damai

BA Ceramah In Damansara Damai

BA Ceramah In Damansara Damai

BA Ceramah In Damansara Damai

BA Ceramah In Damansara Damai

BA Ceramah In Damansara Damai



Youth For Change!
March 6, 2008, 8:47 pm
Filed under: Humor, Malaysian Politics, Video

Here are some of the video compilation from Malaysian Youth For Change Movement. They are funny, humorous, straight to the point and they are in Malay language! VOTE FOR CHANGE!

[ Video #1: Undilah Dacing ]

[ Video #2: romPAK LAH ]

[ Video #3: YB versus Blogger ]

[ Video #4: Ubah Gaya Hidup ]

[ Video #5: Setem YB ]

:D



Mahathir Mengaku Anwar Ibrahim Dizalimi & Tidak Bersalah
March 6, 2008, 8:00 pm
Filed under: Malaysian Politics, Video

Sketsa Pilihan Raya Umum di Malaysia…

1999 - Mahathir mengaku berbohong
2004 - Pak Lah belum mengaku berbohong
2008 - Khairy Jamaluddin sedang cuba berbohong
2013 - … Adakah anda mahu dibohongi lagi?

Ubah kerajaan kita! Vote for change!



Al Fatihah Buat Salman Nasaruddin
March 6, 2008, 6:10 pm
Filed under: Life, Malaysian Politics

Md Salman Nasaruddin

Al Fatihah buat Muhammad Salman Nasaruddin yang telah pulang ke Rahmatullah pada jam 2.00 petang Mac 4, 2008 selepas dilanggar-lari oleh semua kenderaan yang tak dapat dikenal pasti. Arwah pada ketika itu sedang berjalan di kawasan sekitar rumahnya di Kuala Lumpur. Setakat ini, tiada siapa telah didakwa atas jenayah ini, dan masih tiada siapa yang telah tampil bertanggungjawab untuk tindakan keji ini. Salman meninggalkan kita semua dalam umur yang sangat muda… 24 tahun.

Al Fatihah…

Salman merupakan seorang pejuang dan reformis tulen yang mendapat kelulusan ijazah fotografi dari SPEOS Photographic Institute di Paris, Perancis. Selama hayatnya, beliau telah banyak berjasa dan menceritakan kepada kita melalui gambar-gambar fotografinya mengenai arus-arus kebangkitan para reformis dari seluruh Malaysia. Beliau telah banyak mengikuti DSAI (Datuk Seri Anwar Ibrahim) dalam kempen ceramah PRU-12 ke setiap pelosok tanah air. Melalui hasil kerja arwah, kita dapat menilai, betapa rakyat sedang bangkit dan keluar menyokong serta menghadiri ceramah dan perhimpunan yang dianjur oleh Barisan Alternatif (BA).

Al Fatihah…

Mungkinkah arwah menjadi mangsa kepada manusia yang takut untuk melihat kebangkitan rakyat ini? Mungkinkah arwah menjadi mangsa kepada sebuah parti politik yang rakus tetapi takut? Atau mungkin juga beliau menjadi mangsa pemandu lalai, mabuk dan sebagainya… Kita tunggu jawaban di Padang Mahshar kelak. Tugas kita yang masih hidup ini, belum selesai. Teruskan perjuangan. Perjuangan kita dan perjuangan Salman. Doa buat pejuang yang gugur. Doa buat arwah Salman. Semoga rohnya dicucuri rahmat dan ditempatkan diantara kekasih-kekasih Allah.

Al Fatihah…

Sehingga sampai waktu, kita akan berjumpa lagi Salman.

Md Salman Nasaruddin



Insulting Banner
March 6, 2008, 3:59 pm
Filed under: Islamic Issues, Malaysian Politics

Insulting Banner

Astafirullahalazim. Astafirullahalazim. Astafirullahalazim…

Demi Allah dan Rasul, sesiapa yang buat poster / banner lakhnat ni, aku akan persoalkan di Padang Mahshar nanti! Kalau bukan aku, berjuta lagi umat Islam Malaysia yang akan persoalkan di hadapan Alah Taala kelak.

Banner / poster tersebut telah dirakamkan di kawasan Pulau Pinang sempena perang poster yang sedang hangat berjalan di seluruh Malaysia untuk PRU-12 pada 8 Mac ini. Kalau di teliti pada poster tersebut, terdapat perkataan ‘Pergi Jahanam Dengan Islam – Hidup Melayu’. Maka di sini ingin aku keutarakan soalan, bukankah Melayu itu Islam sebagai batiniahnya? Jadi di sini, aku dengan beraninya mengatakan, hanya ‘Melayu UMNO’ sahaja yang tidak Islam sebenar-benar Islam. Kenapa aku berani berkata begitu? Lihat dan nilai lah ‘portfolio’ setiap ahli UMNO jahanam! Ditambah pula pada poster / banner tersebut, gambar Tuan Guru Nik Aziz bersebelahan babi dengan bendera PAS yang pecah. MAKA JELAS, INI KERJA SIAPA…!!!

Aku sebagai seorang Melayu tidak akan sekali-kali menghina Islam! UNDILAH UNTUK PERUBAHAN! HAPUSKAN KHAIRY JAMALUDDIN! HAPUSKAN UMNO! HAPUSKAN BARISAN NASIONAL!



PKR Booth Taken Down By BN/UMNO Thugs In Damansara Damai
March 2, 2008, 5:00 pm
Filed under: Malaysian Politics

Is this what’s you want for you and your kids future. Some kind of thuggery action taken brutally on someone who is not on the same idea as you? BN / UMNO is so much full of gangsterism. Full of hatred. Full of bullshit.

I’m seriously urge you guys in here. If you ever come across this kind of incident and or behavior, please immediately report it to local police. And if you didn’t trust the police (like me), take your own action. You know what to do…

PKR Tent In Damansara Damai